sekelompok remaja putri dari salah satu sekolah ternama yang tidak bisa saya sebutkan namanya singgah ke warnet, kirain ingin chat biasa anak sekarang hoohoo. tetapi tidak, dia menyodorkan dua buah laporan PRAKERIN untuk saya ketik. pertama saya berpikir boleh tidak ya jika saya membantu dia ?????? bismillah mudah-mudahan halal. akhirnya saya pun mengerjakannya walaupun masih bimbang saya ketik kata demi kata, dan akhirnya selesai juga. alhamdulillah. heheh
buat para pembaca yang penasaran isi laporan tersebut, berikut laporannya :
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. TUJUAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI
Pada dasarnya praktek kerja industri ditujukan untuk menambah wawasan sekaligus pengalaman tentang suatu bidang yang ditekuni. Tujuan akhir dari itu adalah agar kitadapat menerapkan dan mengembangkan keahlian kita di dunia kerja yang sesungguhnya dengan kata lain kita akan dapat :
· Menerapkan ilmu yang didapat disekolah, dilapangan praktek kerja.
· Mendapatkan ilmu yang dapat berguna.
· Mempunyai gambaran tentang kebutuhan tenaga kerja lulusan SMK bagi perusahaan, sehingga dapat memacu kita untuk menyiapkan diri sedini mungkin.
· Mengembangkan kepribadian, melatih diri dalam melaksanakan suatu pekerjaan
· Memiliki rasa percaya diri dan tanggung jawab dari pekerjaan yang telah diberikan
1.2. TUJUAN PENULISAN LAPORAN
Sekolah melaksanakan praktik kerja industri, maka siswa diwajibkan untuk membuat laporan. Adapun tujuan yang hendak dicapai penulis adalah sebagai berikut :
· Untuk memenuhi syarat mengikuti UN/UAS.
· Sebagai tanda bukti ahwa penulis telah melaksanakan Praktik Kerja Indutri (PRAKERIN).
· Untuk menambah pengetahuan penulis tentang cara penyusunan karya tulis.
· Bukti bahwa penulis dapat mengungkapkan pikiran dalam bentuk tulisan.
1.3. METODE PENULISAN LAPORAN
Setelah penulis melaksanakan prakerin, penulis ditugaskan membuat laporan tentang praktik yang telah dilaksanakan. Adapun metode penulis gunakan adalah sebagai berikut :
· Interview yaitu pelaksanaan dengan cara bertanya langsung dengan karyawan perusahaan (face to face).
· Observasi yaitu pelaksanaan dengan cara perkenalan langsung dengan dunia industri.
· Perpustakaan yaitu pelaksanaan dengan mencari sumber materi yang berkaitan dengan prakerin.
1.4. TUJUAN PELAKSANAAN PRAKERIN
Praktik Kerja Industri dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana ilmu yang penulis dapatkan dari dunia industry, dengan ilmu yang didapatkan dari sekolah sangat jauh beda. Di dunia industri penulis tidak hanya melihat cara kerjanya saja, tetapi penulis dapat mempraktekkannya langsung. Selama enam bulan penulis melaksanakan prakerin sehingga penulis dapat mengembangkan teori yang didapat dan juga dapat mempraktekkannya. Dunia industri tidak hanya dituntut pada pengetahuan tetapi keterampilan juga dapat sangat dibutuhkan.
1.5. ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Setelah penulis mengikuti masa on the job training penulis dapat mengamati, mempelajari, serta memahami pengalaman yang penulis dapatkan dimana penulis on the job training. Penulis mengambil Housekeeping departemen selama penulis melakukan training di Hotel Mercure Rekso Hayam Wuruk. Untuk itu penulis berusaha untuk memberikan tema/judul yang terbaik dalam karya tulis dengan judul “PERANAN HOUSEKEEPING DI HOTEL MERCUE REKSO HAYAM WURUK JAKARTA BERAT”. Alasan penulis memberikan judul ini adalah karena penulis menyadari bahwa peranan housekeeping sangatlah penting guna menunjang keberhasilan sebuah hotel.
1.6. SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN
Dalam sistematikaa penulisan laporn ini dibagi menjadi bab demi bab, secara terpisah dan terperinci sehingga memudahkan pembaca untuk memahami serta mengambil mengambil kesimpulan dari makalah yang penulis bahas. Sistematika laporan yang digunakan adalah sebagai berikut:
· BAB I PENDAHULUAN
Dalam hal ini penulis mengemukakan apa yang menjadi data dan analisis pemilihan judul, pengumpulan data yang diperlukan untuk penyusunan laporan.
· BAB II URAIAN UMUM
Dalam bab ini terdiri dari sejarah berdirinya hotel, organisasi atau struktur hotel, tata tertib kerja perhotelan, disiplin dan keselamatan kerja serta landasan teoritis.
· BAB III JURNAL KEGIATAN
Dalam bab ini terdiri dari program pelaksanaan prakerin diperhotelan, persiapan kerja seta proses kerja diperhotelan.
· BAB IV PENUTUP
Dalam bab ini terdiri dari kesimpulan dan saran-saran serta lampiran.
BAB II
URAIAN UMUM
2.1. SEJARAH HOTEL REKSO HAYAM WURUK
Hotel Mercure Rekso Hayam Wuruk berdiri di wilayah jakarat barat pada tanggal 15 November 1997, menempati wilayah yang sengat strategis dan mudah dijangkau. Hotel ini berdiri ditengah wilayah pusat perbisnisan Jakarta yaitu The Chinese Buisines Distric. Tempatnya hanya menempuh waktu 10 menit dari pusat perdagangan Glodok dan Mangga Dua Squere dan hanya 40 menit dari bandara Soekarno-Hatta. Hotel ini memiliki 241 kamar yang dirancang untuk memberikan layanan pribadi yang unik untuk para tamu serta memberikan kenyamanan bagi tamunya.
2.3. VISI DAN MISI HOTEL MERCURE
2.3.1. PERNYATAAN VISI
Dengan mengantisipasi positif situasi politik, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keamanan hotel Mercure Rekso Hayam Wuruk akan berusaha meningkatka keuntungan dalm bidang usaha perhotelan ini dan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam hal keramahan, pelayanan dan kenyamanannya diantara hotel-hotel lainnya yang terdapat di Jakarta.
2.3.2. PERNYATAAN MISI
Dengan misinya, Mercure Rekso Hayam Wuruk menjadi salah satu hotel yang megah diwilayah Jakarta Barat yang selalu berusaha untuk memperluas jaringan dengan menitikberatkan pada perhatian yang mendalam atas pelanggan dengan tujuan utama yaitu kepuasan pelanggan yang akan memberikan loyalitas bagi hotel ini.
2.4. DEPARTEMENT YANG TERDAPAT PADA HOTEL MERCURE REKSO
Hotel Mercure Rekso dalm pengelolaan usahanya memberikan pelayanan yang terdiri dari beberapa departemen yaitu :
· FRONT OFFICE DEPARTEMENT
Fungsi dari Front Office Departemen adalah menjual kamar dan memberikan jasa seperti :
1. Menyiapkan pelayanan informasi hotel.
2. Melayani tamu (check in / check out ).
3. Menyiapkan administrasi.
Front office ini merupakan kantor depan yang secara langsung n tamu hotel. Disamping itu front office juga merupakan pendukung kemajuan dan kelancaran suatu hotel.
· HOUSEKEEPING DEPARTEMENT
Housekeeping adalah suatu departemen yang tuganya mengatur serta merawat kebersihan, keindahan, kenyamanan serta keamanan di area hotel sehingga dapat member arti bagi tamu hotel.
· ACCOUNTING DEPARTEMENT
Adalah department yang bertanggung jawab atas kerja bagian keuangan. Adapun fungsi dari accounting adalah pengaturan pemasukan dan pengeluaran keuangan hotel.
· MARKETING DEPARTEMENT
Departemant ini bertugas mempromosikan hotel agar lebih dikenal, baik itu kamar, harga kamar, fasilitas maupun sarana lainnya.
· ENGINEERING DEPARTEMENT
Department ini yang menangani dekorasi atau menghias serta untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan disekitar hotel yang memerlukan tenaga-tenaga ahli terutama untuk perbaikan listrik dan elektronika.
· PERSONALIA DEPARTEMENT
Department ini bergerak di bagian penerimaan calon pegawai baru dan member training kepada pegawai dalam jangka waktu tertentu.
2.5. FASILITAS HOTEL
2.5.1. ACCOMODATION
Adapun fasilitas akomodasi yang terdapat dalam Mercure Rekso antara lain :
· 241 kamar
· Connecting Room (untuk keluarga)
· Ruangan Bebas Asap Rokok
· Teh dan Kopi
· Saluran Telepon Internasional
· AC pribadi
· Chanel TV satelit dan Local
· Mini Bar
· Meeting Room
2.5.2. SERVICE DAN FASILITAS
Setiap kamar yang tersedia mempunyai ukuran dan jenis yang berbeda. Adapun jenis kamar dibedakan bedasarkan kode kode tertentu antara lain.
· Superior Twin : TWNSU
· Superior Double : DBLU
· Deluxe : DBLX
· Executive Deluxe : DBLE
· Suites : SS
· Executive Suite : ES
· Presidential Suite : PS
LANTAI | TYPE KAMAR | NO KAMAR | LUAS | JUMLAH KAMAR |
5 s/d 17 | Superior Twin
| 03,04,06,10,16,21 | 29M | 69 |
5 s/d 17 | Superior Double
| 07,08,09,11,12,15,17,19 | 29M | 94 |
5 s/d 17 | Deluxe
| 01,02,05,14,18,23 | 35M | 44 |
5 s/d 17 | Executive Deluxe | 01,02,18,23,26 | 56M | 26 |
18 | Suites
| 02,03,04,05,06 | 35 s/d 50M | 5 |
18 | Executive Suite
| 07, | 78M | 1 |
18 | Presidential Suite | 01,08 | 136M | 2 |
ROOM TYPE AND CODE
CONNECTING ROOM
Floor | Room | Room | Room | Room | Room | Room | Remarks |
No | Type | No | Type | No | Type | ||
|
|
|
|
|
|
|
|
5-16 | 10 | TWNSU | 12 | DBLU |
|
|
|
17 | 10 | TWNSU | 12 | DBLU | 14 | DBLX | GM Suite |
18 | 05 | SS | 07 | ES |
|
|
|
18 | 04 | SS | 06 | ES |
|
|
|
SALEABLE FIGURE
FLOOR | ROOM TYPE | TOTAL | ||||||
TWNSU | DBLU | DBLX | DB LE | SS | ES | PS | ||
5 | 5 | 7 | 2 | 4 |
|
|
| 18 |
6 | 6 | 8 | 2 | 4 |
|
|
| 20 |
7 | 6 | 8 | 2 | 4 |
|
|
| 20 |
8 | 6 | 8 | 2 | 4 |
|
|
| 20 |
9 | 6 | 8 | 2 | 4 |
|
|
| 20 |
10 | 6 | 8 | 2 | 4 |
|
|
| 20 |
11 | 6 | 8 | 2 | 4 |
|
|
| 20 |
12 | 6 | 8 | 6 | 0 |
|
|
| 20 |
14 | 6 | 8 | 6 | 0 |
|
|
| 20 |
15 | 6 | 8 | 6 | 0 |
|
|
| 20 |
16 | 6 | 8 | 6 | 0 |
|
|
| 20 |
17 | 5 | 7 | 5 | 0 |
|
|
| 17 |
18 |
|
|
|
| 5 | 1 | 2 | 8 |
TOTAL | 68 | 94 | 43 | 26 | 5 | 1 | 2 | 243 |
CHIAO TUNG RESTAURANT
Lokasi : Lantai 2
Waktu Operasional : Jam 06.00 s/d 23.00
Ext Number : 4120
Kapasitas : 110 s/d 140Orang
Pelayanan : 1. Breakfast Buffet
2. Dm Sum Buffet
KIRANA LOUNGE BAR
Lokasi : Lantai 1
Waktu Operasional : 24 Jam
Ext Number : 318
Kapasitas : 56 Orang
Pelayanan : Minuman beralkohol, non alcohol dan snack
Hiburan : Malam minggu jam 18.00 s/d 10.00
CT BAR RESTO
Lokasi :
Waktu Operasional :
Fasilitas :
MEETING ROOM
1. Rekso Grahadika Ballrooom
Lokasi : Lantai 1
Kapasitas : 350 s/d 700 Orang
2. Subhaya Meeting Room
Lokasi : Lantai 2
Kapasitas : 30 s/d 80 Orang
3. Abhimata Meeting Room
Lokasi : Lantai 3
Kapasitas : 30 s/d 80 Orang
4. La Tiga Board Room
Lokasi : Lantai 3
Kapasitas : 12 s/d 20 Orang
FITNES CENTRE
1. Fitnes & Swimming Pool
Waktu Operasional : Senin s/d Jum’at
Jam 07.00 s/d 09.00
Minggu jam 07.00 s/d 19.00
2. Massage & Spa
3. Waktu Operasional : Jam 09.00 s/d 24.00
2.6. TATA TERTIB KERJA DI MERCURE REKSO HAYAM WURUK
2.6.1. TATA TERTIB KEHADIRAN
· Jadwal/schedule training diatur oleh masing-masing bagian di deparemen yang bersangkutan.
· Traine melakukan absent di timekeeping-security office dilakukan dalam kondisi berseragam.
· Punch in - Punch out harus dilakukan sendiri.
· Keterlambatan masuk kerja mencapai 15 (lima belas) menit atau lebih dianggap melanggar tata tertib kecuali telah diberitahukan kepada atasan.
· Ketidakhadiran karena sakit wajib disertai surat keterangan sakit dari dokter yang berwenang.
· Ketidakhadiran karena hal-hal diluar sakit dibenarkan dengan pemberitahuan dan izin sebelumnya dari mentor.
· Ketidakhadiran 3 hari kerja berturut-turut tanpa keterangan apapun dianggap melalaikan pekerjaan dan dapat dikenakan sanksi berupa perhentian masa traine.
2.6.2. TATA TERTIB UMUM
· Seraham disediakan di hotel termasuk fasilitas pencucian seragam, namun setiap traine bertanggung jawab terhadap kondisi seragm tersebut.
· Traine diwajibkan untuk selalu menjaga kebersihan dan penampilan. Diwajibkan memakai tanda pengenal (name tag) selama bertugas. Bagi karyawan pria agar selalu bercukur. Tidak diperkenakan memelihara kumis atau jenggot selama bertugas. Bagi traine wanita berambut panjang sebaiknya rambut diikat rapi dengan jepit berupa pita warna hitam. Traine wanita yang bekerja di front office dan FB service departemen diwajibkan menggunakan stocking warna abu-abu gelap.
· Traine hanya menggunakan toilet atau kamar mandi di loker karyawan/ti atau mushola.
· Segala barang yang keluar dari hotel harus diperiksa pihak security, termasuk tas dan barang-barang bawaan lainnya. Tidak dibenarkan membawa barang milik perusahaan tanpa izin.
· Telepon yang masuk untuk traine akan diterima di personalia departemen, kemudian pesan yang disampaikan akan diteruskan pada traine yang bersangkutan.
· Traine berhak mendapat istirahat 1(satu) kali selama satu jam dalam tiap shift. Waktu istirahat yang dipergunakan untuk makan (di kamar staff) dan shalat bagi yang menjalankan. Kebersihan dan kerapihan kantin serta peralatan makan menjadi tanggung jawab setiap traine, tidak dibenarkan membawa peralatan makan keluar dari kantin.
· Waktu beribadah di luar jam istirahat diizinkan dengan persetujuan supervisor yang bertugas.
· Traine hanya dibenarkan menggunakan lift khusus karyawan kecuali bila berhubungan dengan tugas, (misalnya bellboy)
· Tidak dibenarkan memasuki kamar tamu tanpa seizing kepala departemen kecuali sedang dalam usaha pelayanan.
· Tidak diperkenakan mengunyah permen karet selama bertugas.
· Bila traine menemukan barang yang hilang atau tertinggal, harus menyerahkan barang temuan tersebut kebagian lost & found di housekeeping departemen atau melaporkan kebagian security tanpa mempertimbangkan jenis barang maupun nilainya.
· Dilarang memiliki dan atau menggunakan obat-obat terlarang, narkotika atau minuman yang mengandung alcohol didalam lingkungan perusahaan. Apalagi bertugas dibawah pengaruh zat tersebut.
· Dilarang membawa atau memiliki senjata api atau senjata tajam yang tidak digunakan untuk bertugas.
· Ketidakjujuran, penggelapan, penipuan, pencurian, barang-barang milik perusahaan atau milik orang lain sangat dilarang dan dapat mengakibatkan perhentian masa training.
· Dilarang mencoret-coret atau melakukan perbuatan lain yang dapat menimbulkan kerusakan bangunan ataupun peralatan perusahaan.
· Dilarang mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang disediakan untuk tamu atau memberikan makanan atau minuman kepada keluarga atau teman.
· Dilarang melakukan hal-hal asusila atau hal-hal tidak senonoh dilingkungan hotel.
· Dilarang bertingkah laku tidak pada tempatnya misalnya berlari-lari, berteriak-teriak, tertawa keras-keras diarea kerja.
· Tidak dibenarkan secara langsung maupun tidak langsung meminta tips dari para tamu perusahaan.
· Tidak dibenarkan menunjukan sikap atau sifat tidak terpuji kepada pelanggan, tamu perusahaan atau teman kerja.
· Tidak dibenarkan tidur saat bertugas.
· Dilarang merokok diarea kerja.
· Dilarang memulai atau terlibat perkelahian dengan sesama trine, karyawan lain, atasan maupun kepada departemen.
· Dilarang menceritakan rahasia perusahaan atau mencemarkan nama baik pimpinan perusahaan dan keluarganya yang seharusnya dirahasiakan.
2.7. LANDASAN TEORITIS
2.7.1. PENGERTIAN JOUSEKEEPING DEPARTEMENT
Housekeeping adalah suatu bagian yang terdapat didalam hotel yang berfungsi mengurus rumah tangga hotel. Selain itu housekeeping juga merupakan salah satu departemen yang memantau kebersihan dan perawatan kamar beserta seluruh area yang terdapat didalm suatu hotel.
2.7.2 TUJUAN HOUSEKEEPING DEPARTEMENT
Tujuan housekeeping adalah berusaha untuk memberikan kepuasan service kepada para tamu sehingga tamu akan merasa terpuaskan. Dengan memberikan pelayanan yang baik diharapkan para tamu akan merasa betah tinggal di hotel bagaikan di rumah sendiri. Housekeeping Departement sendiri berusaha untuk pelayanan terbaik sehingga tamu yang pernah menginap akan kembali ke hotel tersebut yang pada dasarnya memberikan pengaruh kepada pemasukan (income) keuangan pada hotel tersebut.
Semoga bisa bermanfaat contoh laporan ini ..
salam sahabat
ReplyDeleteehm bagus juga iinfonya tentang Harry potter,oh iya apakah alamat Harry Potter masih tetep di brimingham mas???waktu saya surat menyurat dengan dia di situ seneng bangga saya dapetin foto asli dengan tanda tangan dan bukunya.
oh iya dah saya follow kok good luck
salam sahabat,,
ReplyDeletesaya rasa masih disana ,,
waduh senengnya dapet foto + tanda tangannya,,
tambah bukunya lagi..
terima kasih ya udah follow.
Salam kenal mas. kalau dukanya bgm mas?
ReplyDelete1 CPU 5 User >> alhamdulillah belum ketemu dukanya, soalnya baru 2 minggu.
ReplyDeletesalam blogger
numpang liwat om :?
ReplyDeleteblog'a bagus...
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete